Paling berharga dalam hidup adalah waktu, sebagai agen dan modal bangsa
Literasihrimbah.blogstop.com Waktu yang telah lalui/telan tak akan mungkin kembali. Namun, kita sebagai modal tunas bangsa, waktu yang ada dan miliki ini. Kita Fungsikan dan manfaatkan Sebaik mungkin untuk hal-hal kebaikan dan menghadirkan manfaat bagi diri kita sendiri,orang lain dan bangsa kita.
Terkadang, masih banyak orang yang tidak merasa sedih saat waktunya jalani berlalu sia-sia. Kami lebih merasa sedih saat kehilangan harta. Padahal yang paling berharga dalam hidup ini adalah waktu dan umur.
Sebagai orang yang beriman dan moralitas pada usia senja, waktu yang kita miliki ini seharusnya digunakan untuk mencari yang terbaik. Namun, segala aktivitas yang kami jalani akan berorientasi pada kehidupan akherat.
Umur manusia sangat singat. Jika tidak digunakan sebaik-baiknya maka kita akan menjadi manusia yang merugi. Pasalnya baik dan buruk pemanfaatan umur tersebut akan menentukan kehidupan kita selanjutnya, dalam masa penantian panjang di alam barzakh dan kehidupan yang kekal di akherat kelak.
Umur kita adalah kesempatan untuk beramal di dunia pendidikan, sebab di akherat yang ada hanyalah hisab atau perhitungan.
“Pergunakanlah yang lima sebelum datangnya yang lima:
(1) masa mudamu sebelum datang masa tua , (2) masa sehatmu sebelum datang masa sakit, (3) masa kayamu sebelum datang miskin, (4) masa luangmu sebelum datang masa sibuk, dan (5) masa hidupmu sebelum datang masa kematian. ”
Pulah juga sangatlah penting dan harus menjadi perhatian kita. Gunakan waktu dan umur sebaik-baiknya. Dan Marilah kita sebagai agen dan modal semak tunas bangsa terus berupaya untuk terus memperbaiki diri kita, nanti bangsa dan negara kita yang tertindas ini akan menunggunya.
Penutup.
Author: mahasiswa papua berjiwa pencinta alam
Doc dogaiye inspratif harapan di usia senja numbay, 23 Juli 2023
Komentar
Posting Komentar